oleh

Tiga Anak Tewas di Bekas Galian

-Berita-188 views

MAMAKOTA,- Tiga anak tewas tenggelam di danau bekas galian pasir, Kamis (2/4) sore. Humairoh (8), Fadil (6) dan Dika (6) warga Pe­rumahan Citra Mutiara, RT 04/08, Desa Pangadegan, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang teng­gelam ketika asyik bermain di danau tersebut.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, BPBD Kabupaten Tangerang Kosrudin mengatakan ketiga anak tersebut bermain di bekas galian pasir sekira pukul 12.00 Wib. Salah satu di antara mereka kemudian ada yang jatuh karena ter­peleset. Kedua temannya mencoba menolong. Namun mereka justru ikut jatuh dan tenggelam ke dalam air. Menurut Kosrudin, karena tidak ada yang bisa berenang, ketiga anak itu pun tewas.

“Sekitar pukul 12:00 WIB, Dika terpeleset. Kemudian dua orang anak lainnya mencoba untuk menolong, namun karena licin dan tidak bisa berenang, pada akhirnya tiganya pun jatuh teng­gelam ,” ujarnya, Jumat (3/4).

Kosrudin menjelaskan pada saat kejadian, tidak ada satu orang pun yang mengetahui, jika ketiga anak itu tenggelam ke dalam danau. Sebab, tidak ada satu orang dewasa pun berada di sana.

Peristiwa tersebut baru ter­kuak ketika para orangtua men­cari Humairah, Fadil dan Dika. Salah seorang warga kemudian mengatakan bahwa melihat ke­tiga anak itu sedang bermain air di lokasi bekas galian pasir. Na­mun saat dicari di lokasi, para orang tua korban tidak melihat, ketiga anak tersebut.

“Saat para orang tuanya men­carinya, karena sudah ham­pir sore si anak belum pulang. Namun saat dicari, mereka mendapat laporan bahwa Hu­maitoh, Fadil, dan Dika, sempat bermain di lokasi bekas galian pasir, namun ketika di lokasi korban tidak ada,” katanya.

Kosrudin menambahkan, ayahnya Dika langsung men­ghubungi pihak BPBD untuk melakukan pencarian. Sekitar pukul 17.00 WIB, petugas BPBD Kabupaten Tangerang dibantu dengan warga setempat men­emukan korban pertama yang bernama Humairoh. Bocah 8 tahun itu sudah dalam keadaan sudah tak bernyawa.

“Sedangkan kedua korban lainnya bernama Fadil (6) dan Dika (6) sekitar pukul 23.00 WIB baru berhasil ditemukan. Na­mun nasib mereka pun sama yakni dalam keadaan tak ber­nyawa,” ungkapnya.

Setelah ditemukan, lanjut Kosrudin, masing-masing kor­ban langsung dibawa pulang ke rumah duka. Tak lama kemu­dian, ketiga jasad anak bernasib malang tersebut langsung di­makamkan di TPU setempat.

Kapolsek Pasar Kemis AKP Bambang Supeno menambah­kan, bahwa kejadian itu murni kecelakaan atau musibah. Pasal­nya, saat dilakukan olah tempat kejadian perkara tidak ada luka kekerasan atau memar pada tu­buh korban.

Dia juga mengatakan, jika kel­uarga korban sudah mengikhlas­kan kepergian Humairoh, Fadil, dan Dika sehingga menolak un­tuk dilakukan autopsi untuk pe­nyelidikan lebih lanjut.

“Tidak ada luka memar atau kekerasan pada tubuh kor­ban. Pihak keluarga pun sudah menerimanya dengan ikhlas, “ katanya. (*/SN)

News Feed