oleh

Yang Miskin Nambah 3 Juta Yang Nganggur Nambah 5 Juta

-Berita-146 views

MAMAKOTA,- Corona bikin semua target ekonomi yang disusun pemerintah meleset. Bahkan, dalam laporannya ke Presiden Jokowi, Menteri Keuangan Sri Mulyani menyebutkan, dampak terburuk dari pandemi virus asal China itu akan menambah 3,7 juta orang miskin dan pengangguran 5,2 juta orang.

Kemarin, Jokowi kembali mengumpulkan para menterinya, membahas dampak corona. Dalam pengantarnya, Jokowi menginstruksikan jajarannya menyiapkan berbagai skenario menghadapi wabah ini.

Jokowi menyadari, berbagai target pembangunan dan pertumbuhan 2020 tak akan terealisasi. Kendati begitu, dia minta jajarannya tetap optimis. “Tidak boleh pesimis dan tetap ikhtiar berusaha. Insya Allah kita bisa,” kata Jokowi saat membuka Sidang Kabinet Paripurna di Istana Bogor.

Bagaimana kondisi ekonomi ke depan? Sri Mul setidaknya sudah dua kali menyampaikan soal ini. Hanya saja yang disampaikan lebih ke urusan  makro. Pertumbuhan ekonomi, nilai tukar rupiah, inflasi, harga minyak, dan lain sebagainya. Tak pernah sampai bicara dampak sosialnya.

Intinya, Sri Mul mengatakan, kondisi ekonomi sangat tergantung seberapa lama pandemi corona. Semakin lama pandemi, semakin buruk keadaan ekonomi. Jika wabah sampai 6 bulan, ekonomi bisa tumbuh 0 persen.

Usai rapat kemarin, Sri Mul bicara lebih komprehensif. Ia bicara soal pertumbuhan ekonomi sekaligus dampak sosialnya. Intinya, dia bilang, kuartal II-2020 merupakan periode terberat. Di periode ini, pertumbuhan ekonomi diprediksi tumbuh hanya 0,3 persen. Bahkan dalam skenario terburuk ekonomi bisa tumbuh minus hingga 2,6 persen.

Tekanan ekonomi ini akan terus berlanjut hingga kuartal III. Sri Mul berharap ekonomi akan mulai bangkit pada kuartal keempat tahun ini. “Momentum ini akan terus diakselerasi pada 2021,” katanya dalam video teleconference, kemarin.

Eks Direktur Pelaksana Bank Dunia ini mengatakan, menurunnya pertumbuhan ekonomi membawa dampak sosial. Jumlah pengangguran dan orang miskin diprediksi akan bertambah. Dalam skenario berat, jumlah pengangguran akan naik 2,9 juta orang. “Dalam skenario yang lebih berat jumlahnya bisa lebih berat (sebanyak) 5,2 juta orang,” ujarnya.

Peningkatan angka pengangguran tersebut akan berimplikasi pada kenaikan jumlah penduduk miskin. Dalam skenario berat, orang miskin akan bertambah 1,1 juta orang. “Atau dalam skenario lebih berat lagi kita akan menghadapi tambahan kemiskinan 3,78 juta orang,” ucapnya. (*/RM)

News Feed