oleh

Zaki, Arief dan Wahidin Sepakat Perpanjang PSBB Tangerang Raya

-Berita-94 views

MAMAKOTA,- Pelaksanaan Pem­batasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah Tangerang akan diperpanjang. Bupati Tangerang A Zaki Iskandar, Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah dan Gubernur Banten Wahidin Halim sepakat memperpanjang PSBB dengan menerapkan sanksi lebih tegas.

Bupati Tangerang Zaki Iskandar mengatakan Pemkab Tangerang su­dah mengajukan usulan memperpan­jang PSBB ke Gubernur Banten Wa­hidin Halim (WH). Pihaknya hanya tinggal menunggu tanggapan Gubernur.

“PSBB diperpanjang sampai 2 minggu berikutnya, tapi tergantung Pak Gubernur Banten nanti. Usulan kita ke Pak Gubernur PSBB diper­panjang,” ungkap, usai pemberian bantuan pa­ket sembako secara simbolis kepada ustadz dan guru ngaji, di UPT PPB­MD BPKAD Kabupaten Tangerang, Tigaraksa, Selasa (28/4).

Di tempat terpisah, Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan Pemkot Tangerang berencana memperpanjang penerapan PSBB di wilayahnya. Ia mengaku belum dapat meny­impulkan apakah PSBB yang telah berjalan berhasil atau sebaliknya.

“Makanya kami ingin perpan­jang (PSBB). Kemungkinan nanti lapor ke Gubernur Banten (Wa­hidin Halim) dan koordinasi den­gan Kabupaten Tangerang serta Tangerang Selatan. Karena tadi Pak Gubernur menelepon untuk diskusi mau laporan ke Presiden terkait PSBB di Tangerang Raya,” ujarnya, Selasa (28/4).

Arief menyebut PSBB di wilayahnya belum optimal. Na­mun ia mengakui kebijakan itu cukup efektif menekan laju per­tumbuhan angka orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP).

Menurutnya, jumlah ODP, PDP, dan positif covid-19 di Kota Tangerang, memang terus bert­ambah. Namun trennya menurun sejak pemberlakuan PSBB.

Sehari sebelumnya, Guber­nur Banten Wahidin Halim me­nyatakan PSBB di Tangerang Raya yang semula hanya sampai 3 Mei, akan diperpanjang hingga 15 Mei. Langkah ini dilakukan untuk me­mutus mata rantai, menginggat pandemi virus korona (Covid-19) terus meningkat.

Demikian di­katakan Gubernur Banten Wahi­din Halim (WH) kepada media, usai rapat tertutup dengan DPRD Banten, Curug, Kota Serang, Senin, (27/4). “Perpanjang 14 hari lagi,” kat­anya.

Meski begitu, pelanggaran demi pelanggaran terus terjadi di masa PSBB Tangerang Raya. Kabid Hu­mas Polda Banten Edy Sumardi kepada awak media, hasil evalu­asi kegiatan PSBB dalam 6 lokasi check point tercatat sebanyak 3.569 pelanggar yang diberikan te­guran simpatik karena melakukan pelanggaran terkait aturan atau ketentuan yang berlaku dalam penerapan pelaksanaan PSBB  (*/SN)

Komentar

News Feed